selamat pagi anak-anak dipertemuan hari ini kita akan bahan tentang materi sistem bahan bakar/Fuel System
Sistem Bahan Bakar/Fuel System Sepeda motor
Sistem Bahan Bakar Adalah rangkaian komponen yang bekerja saling berkaitan dan bertujuan untuk mensuplai campuran bahan bakar dan udara yang dibutuhkan untuk pembakaran dalam kuantitas maupun kualitas yang sesuai dengan kebutuhan mesin,
pada sepeda motor sistem bahan bakar dibagi menjadi 2
1. sistem bahan bakar konvensional
2. sistem bahan bakar injeksi
perbedaan diantara keduanya yaitu terletak pada cara pemasokan bahan bakar ke dalam ruang bakar kalau sistem bahan bakar konvensional dengan cara mengalir (karburator) dan kalau sistem bahan bakar injeksi yaitu dengan cara disemprotkan (injektor)
Prinsip Kerja Karburator Motor :
Sejak mesin dihidupkan sampai kendaraan berjalan pada kondisi yang stabil, perbandingan campuran bahan bakar dengan udara mengalami beberapa kali perubahan, untuk melakukan perubahan perbandingan bahan bakar dengan udara sesuai dengan kondisi mesin, maka terdapat beberapa sistem kerja karburator ( Tipe karburator ).Tipe karburator berdasarkan konstruksinya :
1. Karburator dengan venturi tetap ( fixed ventury )
2. Karburator dengan venturi berubah-ubah ( variabel ventury ) / slide karburator
3. Karburator dengan kecepatan konstan ( constan velocity carburetor )
Prinsip kerja karburator ini berdasarkan hukum-hukum fisika seperti continuitas dan bernauli. Apabila suatu fluida mengalir melalui suatu tabung maka banyaknya fluida yang mengalir adalah
( Q= A . V = konstan )
- Q = debet aliran ( meter kubik/jam )
- A = Luas penampang tabung ( meter perssegi )
- V = kecepatan aliran ( meter per sekon , m/s )
- P = tekanan fluida
Tekanan fluida ( P ) sepanjang tabung alir yang berdiameter sama juga akan tetap ( konstan ). Jika terdapat bagian tabung alir yang diameternya diperkecil maka kecepatan alirnya akan bertambah ( naik ) dan tekanan fluida ( P ) akan berkurang ( turun ). Prinsip inilah yang digunakan untuk mengalirkan bahan bakar dari ruang pelampung karburator dengan memperkecil diameter alir atmosfer / udara didalam karburator untuk dihisap oleh mesin ( silinder ) pada langkah hisap. Bagian yang mengecil ini disebut venturi,
seperti gambar dibawah ini
Ket :
1. Tekanan atmosfer
2. Saluran masuk
3. Venturi
Tipe Karburator Sepeda Motor
Berdasarkan konstruksnya karburator pada sepeda motor dapat dibedakan menjadi 3 yaitu :- Karburator dengan venturi tetap ( fixed ventury )
Karburator ini merupakan karburator yang diameter venturi nya tidak bisa diubah-ubah lagi, besarnya aliran udara tergantung pada perubahan throttle butterfly ( katup gas ), pada tipe ini biasanya terdapat pilot jet untuk kecepatan idle / langsam, sistem kecepatan utama sekunder untuk memenuhi proses pencampuran udara bahan bakar yang tepat pada setiap kecepatan. Terdapat juga sistem akselerasi atau percepatan untuk mengantisipasi saat mesin di gas tiba-tiba, semua sistem tambahan tersebut dimaksudkan untuk membantu agar mesin bisa lebih responsif karena katup throrrle mempunyai keterbatasan dalam membentuk venturi.
- Karburator dengan venturi berubah-ubah ( variable ventury / slide carburetor )
Karburator dengan venturi berubah-ubah menempatkan throttle valve atau throtle piston ( skep ) berada didalam venturi dan langsung dioperasikan oleh kawat gas, oleh karena itu, diameter venturi bisa di bedakan ( bervariasi ) sesuai dengan besarnya aliran campuran bahan bakar dengan udara dalam karburator. Karburator tipe ini dalam menyalurkan bahan bakar hanya melalui main jet ( spuyer utama ) yang dikontrol oleh needle ( jarum ), karena bentuk jarum dirancang tirus, hal ini akan mengurangi jet ( spuyer ) dan saluran tambahan lainnya seperti yang terdapat pada karburator venturi tetap.
- Karburator dengan kecepatan konstan ( Constan velocity carburetor )
Karburator ini merupakan gabungan antara dari kedua tipe karburator diatas, yaitu variable ventury yang dilengkapi katup gas ( throttle valve butterfly ), sering disebut juga dengan karburator CV ( CV karburator ), piston valve yang berada dalam venturi berfungsi agar diameter venturi berubah-ubah dengan bergeeraknya piston tersebut keatas dan kebawah, prgerakan piston valve ini tidak dioperasikan oleh kawat gas seperti pada karburator variable ventury, tetapi oleh tekanan negatif ( kevakuman ) dalam venturi tersebut.
yang akan kita bahas pada pertemuan awal ini yaitu mengenai komponen dari sistem bahan bakar
Komponen dan fungsi komponen sistem bahan bakar konvensional
1. Tangki Bahan bakar
Berfungsi sebagai tempat atau penampung bahan bakar yang dilengkapi pelampung sebagai alat ukur isi bensin, juga dilengkapi dengan kran bensin yang digunakan untuk mengalirkan atau menutup bahan bakar bensin ke karburator.
2. Selang Bahan Bakar
Berfungsi untuk mengalirkan bahan bakar dari tangki bahan bakar sampai ke karburator/injektor
3. Karburator
Berfungsi untuk Mengubah bahan bakar cair menjadi bentuk gas atau kabut
Mencampur bahan bakar bensin dengan udara pada perbandingan yang tepat, secara teori 1: 14,7 ( 1: 15 )Dapat memberi kebutuhan campuran bahan bakar dengan udara sesuai dengan operasi mesin.
4. Saringan udara / Filter
Berfungsi memisahkan kotoran yang akan bercampur dengan bahan bakar pada karburator yang akan masuk kedalam silinder.
Bagian-bagian Utama Karburator Sepeda Motor
- Tabung : berbentuk silinder, adalah tempat terjadinya campuran bahan bakar dan udara.
- Main nozzle : ( percik utama ) yaitu pemancar utama yang mengabutkan bahan bakar.
- Venturi : bagian yang sempit didalam karburator, berfungsi untuk mempertinggi kecepatan aliran udara.
- Katup throttle : untuk mengatur besar kecilnya pembukaan tabung karburator yang berarti mengatur campuran udara dan bahan bakar.
- Wadah bahan bakar/Float chamber : brfungsi untuk menampung bahan bakar dan dilengkapi dengan peelampung.
- Spuyer utama : berfungsi mengontrol aliran bahan bakar pada sistem utama.
- Pilot jet : berfungsi sebagai pengontrol jumlah aliran bahan bakar atau udara melalui bentuk ketirusan..
- Jet needle ( jarum ) : berfungsi mengontrol jumlah aliran bahan bakar dan udara melalui bentuk ketirusan ( jarum pengabut ).
- Pilot air jet : berfungsi mengontrol jumlah udara pada pilot sistem pada putaran stasioner keputaran rendah
- Diafragma dan Pegas : berfungsi bekerja berdasarkan perbedaan tekanan diantara tekanan udara luar dan tekanan negatif
- Main air jet : berfungsi mengontrol udara pada pencampuran bahan bakar dan udara pada putaran menengah dan tinggi.
- Pilot screw : berfungsi mengontrol jumlah udara dan bahan bakar yang keluar pada pilot outlet.
Komponen dan fungsi komponen sistem bahan bakar Injeksi
Pada dasarnya, prinsip kerja sistem injeksi adalah mengontrol aliran bahan bakar secara elektronik, mulai dari tangki hingga masuk ke ruang bakar. Aliran bahan bakar ini diproses dalam bentuk kabut dengan volume, sesuai permintaan mesin sehingga teknologi ini lebih irit dari teknologi pengabut bahan bakar karburator
Komponen-komponen sistem bahan bakar pada mesin EFI antara lain :
1. Tangki bahan bakar (Fuel tank)
Tangki bahan bakar atau fuel tank berfungsi untuk menyimpan/ menyediakan bahan bakar di dalam kendaraan.
2. Saringan bahan bakar (Fuel filter)
Saringan bahan bakar atau fuel filter berfungsi untuk menyaring kotoran-kotoran yang ada di dalam bahan bakar agar nantinya kotoran-kotoran ini tidak mengganggu kinerja (menyumbat) komponen-komponen lainnya pada sistem bahan bakar.
3. Pompa bahan bakar (Fuel pump)
Pompa bahan bakar atau fuel pump berfungsi untuk memompa bahan bakar agar dapat bersirkulasi pada sistem bahan bakar.
4. Selang/ pipa bahan bakar (Fuel line)
Selang atau pipa bahan bakar berfungsi sebagai tempat untuk menyalurkan bahan bakar dari komponen-komponen sistem bahan bakar. selang disini beda dengan selang pada sistem bahan bakar konvensional karena untuk yang injeksi ada pengunci berfungsi mengunci selang akibat dari tekanan pompa bahan bakar
5. Pipa pembagi/ penyalur (Fuel delivery pipe)
Pipa pembagi atau fuel delivery pipe merupakan komponen pada sistem bahan bakar yang berhubungan dengan injektor. Pipa pembagi bahan bakar berfungsi untuk menyalurkan bahan bakar ke injektor. digunakan untuk yang bersilinder lebih dari 1
6. Pressure regulator
Pressure regulator pada sistem bahan bakar EFI berfungsi untuk menjaga tekanan pada pipa pembagi agar tekanannya tetap stabil. Besar tekanan bahan bakarnya pada pipa pembagi ini diatur sebesar 2,55-2,9 kg/cm2. Apabila tekanan bahan bakarnya melebihi spesifikasi yang telah ditentukan maka katup (valve) pada regulator tekanan akan membuka sehingga bahan bakar akan dialirkan kembali ke dalam tangki.
7. Pultation damper
Pulsation damper berfungsi untuk mencegah terjadinya fluktuasi (menyerap kejutan dari variasi tekanan bahan bakar yang terjadi) tekanan dari bahan bakar di pipa pembagi. Pultation damper ini tidak terdapat pada semua mesin EFI, hanya beberapa mesin EFI yang menggunakan komponen ini.
8. Injektor
Injektor berfungsi untuk menyemprotkan atau menginjeksikan bahan bakar ke dalam intake manifold (tipe MPI) atau ke ruang bakar (tipe GDI).
9. Cold Start Injector
Cold start injector atau injekjor tambahan ketika start dingin merupakan komponen pada sistem bahan bakar yang berfungsi untuk membantu/ menambah penginjeksian bahan bakar ketika kondisi mesin masih dalam keadaan dingin. Cold start injector ini tidak terdapat pada semua mesin EFI, hanya beberapa mesin EFI yang menggunakan komponen ini.
10. Pipa pengembali bahan bakar (Return pipe)
Pipa pengembali bahan bakar berfungsi sebagai tempat menyalurkan kelebihan tekanan bakan bakar pada pipa pembagi untuk kembali ke dalam tangki bahan bakar
HOTS (High Order Thinking Skills)
1. Anton barusaja lulus dari SMK dan sedang merintis usaha bengkel yag sudah la diimoikannya, anton mambuka usaha bengkel dengan dua temannya yang juga baru lulus. Suatu ketika bengkelnya didatangi knsumen yang sepeda motornya macet setelah menerjang genangan air dijalan. anton dan teman-temannya mulai memeriksa semua komponen yang menjadi penyebab mesin macet. hasil dari pemeriksaan sistem pengapian ternyata tidak ada masalah sehingga diputuskan untuk memeriksa sistem bahan bakar. mereka bertiga menyimpulkan bahwa ada air yang masuk ke dalam sistem bahan bakar sehingga macet. cara termudah untuk memeriksa apakah terdapat air dalam sistem bahan bakar adalah...
a. membuka baut pembuanganbahanbakar diruang pelampung
b. melepas selang bahan bakar yang menuju kekarburator
c. melepas selang vakum yang menuju ke keran bensin
d. melepas dan membongkar karburator
e. membuka tutup tangki dan memeriksa keberadaan air didalam tangki
ALASAN : ............
2. Pada pagi hari adi sedang memanaskan mesin sepeda motornya didepan rumah, saat adi melihat kebelakang ternyata warna asap knalpotnya berwarna hitam pekat. komponen sistem bahan bakar yang perlu diperiksa adalal...
a. knalpot
b. tangki bahan bakar
c. selang bahan bakar
d. keran bahan bakar
e. karburator
ALASAN : ................
3. Tekanan bahan bakar didala injeksi harus diatur agar nilainya sesuai dengan spesifikasi. kelebihan atau kekurangan tekanan bahan bakar didalam sistem injeksi dapat memengaruhi pembentukan campuran udara dan bahan bakar. bila tekanan bahan bakar terlalu besar dapat berakibat...
a. campuran udara dan bahan bakar yang terbentuk menjadi kurus
b. kecepatan aliran bahan bakar yang mengalir dari tangki menjadi terlalu cepat
c. kecepatan aliran bahan bakar yang mengalir dari tangki menjadi terlalu lambat
d. jumlah bahan bakar yang disemprotkan injektor mejadi terlalu banyak
e. jumlah bahan bakar yang disemprotkan injektor menjadi terlalu sedikit
ALASAN : ................
4. Selang bahan bakar yang digunakan untuk sistem injeksi dirancang untuk mampu menahan tekanan bahan bakar yang tinggi. agar lebih kuat, biasanya kontruksi selang dilengkapi dengan ayaman nilon atau kawat. bila anyaman nilon atau kawat putus atau rusak, maka akan terjadi...
a. selang bahan bakar menggelembung atau pecah
b. kenaikan bahan bakar di delivery pipe
c. kerja pompa bahan bakar menjadi berat
d. pressure regulator mengurangi tekanan di delivery pipe
e. aliran bahan bakar menjadi terhambat
ALASAN : ..................
Sekian dulu dari saya, untuk
pertemuan berikutnya kita akan bahas tentang sistem yang ada di karburator dan
injeksi serta kerusakan yang sering terjadi
jangan lupa untuk coment, karena
coment sebagai acuan saya dalam absensi kelas...
wassalamualaikum wr.wb














jangan lupa comentt.,,,,
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeleteIFANDA ARIF KURNIAWAN
ReplyDeleteXI TBSM 2
Rizziq nur ikhsan
ReplyDeleteTbsm2
M imamudin
ReplyDelete11 Tbsm 01
M.Bagus Riyanto
ReplyDelete11 TBSM 2
Fairuz M Naufal
ReplyDeleteXI TBSM 1
Edi Subhan
ReplyDelete11 tbsm 1
Fairuz M Naufal
ReplyDeleteXI TBSM 1
M.RIQZA.MUKTADA
ReplyDeleteXI TBSM 1
m amsa nabil
ReplyDeleteXI TBSM 1
A.SAIFUR ROKHMAN
ReplyDeleteXI TBSM 2
Wisnu Harun
ReplyDeleteXI TBSM 1
M.Rizqi Mulyawan
ReplyDeleteXl tbsm 2
M Rizqi Ardiansyah
ReplyDeleteXI TBSM II
This comment has been removed by the author.
ReplyDeleteM Abdul Fatah
ReplyDeleteXi tbsm 1
Muhammad Rizki Aminudin
ReplyDeleteXI TBSM 2
M Fiqi Ikhsani
ReplyDeleteXI TBSM1
M KHOIRUL FALAH
ReplyDelete11 TBSM 2
Didi Rokhman 11 tbsm 1
ReplyDeleteAKHMAD NUR TOFIQ
ReplyDeleteXI TBSM II
M imamudin
ReplyDelete11 TBSM 1
Saiful fajri
ReplyDelete11 tbsm2
Saiful fajri
ReplyDelete11 tbsm2
Azmi aqil syafiq
ReplyDeleteRifky kurniawan
ReplyDeleteXI tbsm 1
Zaenuri
ReplyDeleteKls tbsm 1
Teguh
ReplyDeleteTeguh w
ReplyDeleteXI TBSM 1
IFANDA ARIF KURNIAWAN
ReplyDeleteXI TBSM 2
Sukma Abdul mahya
ReplyDeleteXI tbsm 2
Abdul Basith tbsm 1: jika selang injeksi diganti selang biasah apakah bisa pak
ReplyDeleteAbdul Basith tbsm 1: jika selang injeksi diganti selang biasah apakah bisa pak
ReplyDeleteAndrika
ReplyDelete11 TBSM 1
Cara mudah mencopot baut yg ada dikarburator yg sudah auss
Andrika
ReplyDelete11 TBSM 1
CARA MUDAH MENCOPOT BAUT PADA KARBURATOR YG SUDAH AUSS
Andrika
ReplyDelete11 tbsm 1
Yusuf
ReplyDelete11 tbsm 1
Bagaimna saluran kerusakan udara itu terjadi di motor injeksi
ReplyDeleteIbni zakiyyi amrin
ReplyDelete11 tbsm 2